Yogyakarta – Kla Project

Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu

Masih seperti dulu

Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktu

Nikmati bersama suasana Jogja

Di persimpangan, langkahku terhenti

Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera

Orang duduk bersila

Musisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmu

Merintih sendiri, di tengah deru kotamu

(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali) Oh…

(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)

(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)

(Bila hati mulai sepi tanpa terobati) Oh… Tak terobati

Musisi jalanan mulai beraksi, oh…

Merintih sendiri, di tengah deru, hey…

Walau kini kau t’lah tiada tak kembali

Namun kotamu hadirkan senyummu abadi

Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi

(untuk s’lalu pulang lagi)

Bila hati mulai sepi tanpa terobati, oh…

(Walau kini kau t’lah tiada tak kembali)

Tak kembali…

(Namun kotamu hadirkan senyummu abadi)

Namun kotamu hadirkan senyummu yang, yang abadi

(Izinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi)

Izinkanlah untuk s’lalu, selalu pulang lagi

(Bila hati mulai sepi tanpa terobati)

Bila hati mulai sepi tanpa terobati

Walau kini engkau telah tiada (tak kembali) tak kembali

Namun kotamu hadirkan senyummu (abadi)

Senyummu abadi, abadi…

#cintayogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s